Wisata Khas Suku Indian Amerika di Tengah Hutan Kota Jember

indian camp jemberBagi warga Jember dan sekitarnya, kini tak perlu jauh-jauh ke luar kota jika ingin rasakan sensasi berwisata di tengah hutan namun tetap kekinian. Perum Perhutani Jember dengan daya kreatifitasnya telah membangun Indian Camp Jember, yang mengombinasikan suasana asri hutan kota dengan spot fotogenik khas perkampungan Kampung Suku Indian.

Indian Camp Jember dengan nuansa klasik ala Suku Indian yang merupakan pemukim pertama di Amerika ini berada di Desa Kotok, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Jaraknya sekitar 25 km dari pusat kota Jember.

Indian Camp Jember, Spot Baru untuk Swafoto Ala Suku IndianTiap akhir pekan atau hari libur, kawasan ini selalu ramai pengunjung. Baik dari kalangan anak muda, dewasa hingga anak-anak.

Salah satu spot cantik di Indian Camp (Instagram/indiancampjember)Hutan kota tempat dibangunnya Indian Camp Jember ini memiliki luas sekitar 7 hektare. Pemasangan aksesoris ala Kampung Indian sendiri ditempatkan di antara hijaunya pepohonan pinus yang masih asri. Jasi pengunjung tak hanya bisa berfoto selfie, tapi juga bisa bersantai menikmati sejuknya udara di tengah hutan pinus.

Salah satu spot cantik di Indian Camp (Instagram/indiancampjember)Untuk pengunjung yang ingin berfoto layaknya Suku Indian, disiapkan juga persewaan sejumlah ornamen dan aksesoris. Mulai dari busur, panah, kapak, dan bulu-bulu untuk penutup kepala. Tak hanya untuk berfoto, pengunjung juga bisa menggunakan aksesoris ini selama berkeliling hutan. Sehingga lebih terasa seperti Suku Indian betulan.

Indian Camp Jember

Selain arena perkampungan Suku Indian, di Indian Camp Jember juga tersedia juga arena bermain khusus untuk anak-anak. Jadi destinasi wisata ini memang cocok untuk anak-anak juga, tak hanya untuk dewasa.Untuk masuk ke kawasan wisata Indian Camp Jember ini pengunjung hanya akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp3.000 per orang. Dengan membayar tiket masuk semurah ini pengunjung sudah bisa berkeliling sepuasnya di area wisata. Sedangkan untuk penyewaan aksesoris nantinya pengunjung akan dikenakan biaya tambahan.

Salah satu program pemerintah daerah

Adanya Kampung Suku Indian ini tak lepas dari program pemerintah. Guna mendongkrak wisatawan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember Arif Tjahyono mengatakan jumlah objek wisata di Kabupaten Jember terus mengalami peningkatan secara signifikan selama lima tahun terakhir.

“Tahun 2012 masih tercatat sekitar 30 objek wisata yang tersebar di sejumlah kecamatan, namun tahun ini sudah mencapai 90 lebih objek wisata yang tersebar hampir merata di 31 kecamatan di Jember,” katanya.

Menurutnya bertambahnya jumlah objek wisata di Jember tersebut berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang singgah untuk melihat salah satu tujuan wisata di kabupaten yang dikenal dengan Kota Karnaval Dunia berkat Jember Fashion Carnaval (JFC) itu.

Salah satu spot cantik di Indian Camp (Instagram/indiancampjember)

Ia mengaku sangat senang dengan adanya Kampung Suku Indian dengan menawarkan sensasi swafoto dengan gaya ala Suku Indian dan objek tersebut memang belum ada di Kabupaten Jember.

Lebih lanjut Arif Tjahyono menjelaskan kalau saat ini sejumlah pihak seperti Perhutani dan PTPN juga berlomba-lomba untuk membuka destinasi wisata baru bahwa Perhutani akan membuka 20 objek wisata dan PTPN akan membuka enam objek wisata.

“Kami berharap dengan bermunculan destinasi wisata baru di Jember dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Jember baik wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga inovasi dan kreativitas masyarakat sebagai warga yang sadar wisata akan terus digencarkan,” ujarnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here