Pantai Payangan dan Teluk Love

0
485

Pantai Payangan

Pantai Payangan JemberKabupaten Jember di Provinsi Jawa Timur memiliki pesona keindahan alamnya, terutama wisata pantai. Salah satu pantai Jember yang memiliki panorama memesona bagai khayangan adalah di Payangan. Pantai Payangan terletak di Dusun Payangan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu. Jarak pantai ini dari Kota Jember adalah sekitar 32 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih satu jam perjalanan. Area Pantai Payangan ini begitu luas. Terdapat tiga bagian pantai yang bisa dikunjungi. Bagian pertama adalah kawasan pantai nelayan yang menghadap ke arah barat daya. Bagian selanjutnya berupa pantai dengan batu karang yang dipisahkan oleh sebuah bukit.Bagian terluas ada di sisi utara pantai dengan batu karang yang kembali dipisahkan oleh bukit kecil. Pantai ini memanjang ke arah utara kemudian berbelok ke arah barat. Jika berjalan menyusurinya, maka nantinya akan sampai di Pantai Watu Ulo.

Salah satu Bagian Pantai Payangan memiliki garis pantai panjang yang melengkung ke arah barat.Pantai ini memiliki pasir berwarna hitam. Namun hal itu tidaklah mengurangi indahnya panorama Pantai Payangan. Kombinasi warna pasir hitam dengan birunya laut dan langit tampak begitu serasi. Perpaduan warna semakin serasi dengan hijaunya rumput bukit di pinggir pantai dan awan putih yang melayang di angkasa. Tak ketinggalan, buih ombak berwarna putih semakin menghiasi pandangan ke ujung pantai yang melengkung dengan latar belakang perbukitan.

“Surga Baru Bagi Peselancar” Di Pantai Payangan.

Pantai Payangan Jember

Berita baik bagi para penggemar atau hobi selancar, bagi anda yang tinggal di Jember dan sekitarnya bisa menyalurkan hobinya dengan berselancar di pantai Payangan. Pantai Payangan terletak di dusun Payangan, desa Sumberejo, kecamatan Ambulu, Jember. Untuk menuju ke sana bisa mengambil rute dari kota Jember ambil jalur ke selatan arah Ambulu, sampai di perempatan Ambulu lurus hingga bertemu pertigaan, yang kekanan ke pantai Papuma dan yang lurus ke pantai Pahyangan. Transportasi menuju pantai Payangan hanya bisa di tempuh dengan kendaraan pribadi motor atau mobil, untuk transportasi umum dari Ambulu hanya bisa menggunakan ojek atau sewa pickup. Untuk motor akan dikenakan parkir Rp.3.500,- dan mobil Rp.5.000,-. Pantai Payangan ternyata memiliki potensi  yang terpendam, tidak hanya menampilkan keindahan pantai Seruni dan teluk Love yang lebih populer duluan di dunia maya, tapi pantai Payangan ini mulai menarik perhatian para peselancar/surfer baik dari Jember atau pun dari luar. Setiap sore tampak para surfer berkumpul di pantai Payangan ini untuk melakukan hobinya.

Mereka terlihat menikmati gulungan ombak di atas papan selancar membelah derasnya ombak pantai selatan. Ini menjadi pemandangan baru setiap sore dan menarik perhatian masyarakat sekitar untuk sekedar datang dan melihat kemahiran para surfer memainkan papan selancar. Tidak hanya para surfer para warga dan surfer lokal pemula pun juga ikut bermain selancar, tentunya dengan pengawalan karena selancar adalah olahraga ekstrem yang butuh keahlian dan penguasaan teknik bermain sehingga aman untuk bermain di laut. Menurut para surfer profesional, agak sulit mencari ombak terbaik di pantai Payangan ini dan itu menjadi tantangan tersendiri bagi para peselancar karena ombaknya mudah pecah berbeda dengan ombak di pantai Pulau Merah dan di pantai Puger, namun untuk pantai Puger terkendala banyaknya karang berbahaya bagi keselamatan para surfer. Namun, ini juga menjadi peringatan bagi para surfer yang masih pemula untuk berhati-hati bila bermain selancar di pantai Payangan  karena ombaknya yang kurang bersahabat, jadi harus ada pendamping profesional.

Seperti yang dilakukan perkumpulan hobi selancar atau Jember Wave Rider yang berencana akan mengekplorasi pantai Payangan ini dengan bekerjasama dengan perusahaan pembuat papan selancar di Bali. Selama ini perusahaan inilah yang mendukung para penghobi selancar ini dengan memberikan pinjaman papan selancar yang ikut digunakan untuk pelatihan bermain selancar di pantai Payangan ini, sehingga melahirkan bibit-bibit muda pecinta olahraga selancara. Setiap sore mereka memberikan pelatihan kepada para surfer muda, tentang dasar bermain selancar seperti bagaimana cara menyeimbangkan papan, cara naik ke papan, hingga berdiri di atas papan. Ini semua dilakukannya secara gratis, yang terpenting bermodalkan keberanian dan bisa berenang, cukup belajar dalam setengah jam sudah bisa menguasai dasarnya, tinggal mengembangkan sesuai kemampuan masing-masing. Dengan dijadikannya tempat ini sebagai lokasi bermain selancar, tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk datang ke pantai Payangan ini, bisa jadi ke depan tidak hanya wisatawan lokal yang datang ke pantai Payangan untuk melihat keindahan Teluk Love saja, tapi juga kedatangan para wisatawan asing untuk bermain selancar.

Bukit Samboja

Kecantikan Pantai Payangan tidak hanya bisa didapatkan di atas pasirnya. Pengunjung juga bisa mendaki ke atas bukit di sekitar pantai. Salah satu yang bisa dikunjungi yakni Samboja. Bukit Samboja ada di sebelah barat daya yang membatasi pantai nelayan dengan pantai dengan batu karang. Rute menuju puncak ini juga sudah bagus, berupa deretan anak tangga sehingga mudah untuk dilalui. Kondisi Bukit Samboja juga sudah ditata dengan baik. Bunga yang berwarna-warni telah menghiasi sisi kanan dan kiri jalan setapak. Selain itu, telah tersedia pula banyak gazebo untuk duduk dan beristirahat.Bukit Samboja juga memiliki beberapa spot foto yang instagramable. Salah satu spot foto memiliki latar belakang pantai nelayan dari ketinggian. Pemandangan kapal nelayan yang melayang di atas birunya air laut tampak begitu menawan. Ketika mencapai puncak bukit, pemandangan terbuka akan tersaji di depan mata. Dimulai dari arah timur, garis Pantai Roro Ayu sampai Pantai Canga’an yang panjang melengkung tampak bagai bulan sabit raksasa. Di ujung timur, tampak barisan pegunungan hijau yang merupakan bagian dari Taman Nasional Meru Betiri di pojok tenggara Kabupaten Jember.
Memandang ke arah barat laut, tampak hamparan pantai yang begitu panjang sampai hingga Pantai Watu Ulo dari ketinggian. Terlihat pula dari puncak bukit ini, kawasan Pantai Tanjung Papuma dengan pasir putihnya. Sementara itu, panorama sebelah barat dan selatan menyajikan hamparan laut berwarna biru yang begitu luas. Jika cuaca cerah, samar-samar di ufuk barat terlihat Nusa Barong, sebuah pulau tak berpenghuni yang sekarang menjadi cagar alam.
Pemandangan Pulau Nusa Barong di ufuk barat dari Bukit Samboja Pantai Payangan.Di puncak Bukit Semboja juga terdapat gazebo sehingga tidak perlu khawatir dengan teriknya matahari siang. Duduk menikmati panorama alam yang memesona ditemani semilir angin laut benar-benar membuat jiwa-raga seakan tak ingin pulang. Selain menyajikan panorama alam yang begitu indah,  di kawasan Pantai Payangan juga terdapat situs sejarah zaman penjajahan Jepang. Situs itu berupa sebuah gua Jepang yang berada di bukit tepi laut. Pengunjung bisa mengelilingi seluruh area pantai dengan naik kuda. Sewa kuda hanya ada di akhir pekan dengan tarif sebesar Rp 20.000. Fasilitas di Pantai Payangan juga sudah lengkap. Telah tersedia warung makan, toilet, hingga mushala bagi para pengunjungnya. Tarif masuk Pantai Payangan pun cukup terjangkau, yakni sebesar Rp 5.000. Untuk naik ke bukit Samboja, pengunjung juga hanya dikenai biaya sebesar Rp 5.000.

Fasilitas

Fasilitas di Pantai Payangan

Tidak hanya menikmati keindahan alam dengan panorama terbaiknya saja, Pantai Payangan menawarkan fasilitas menarik didalamnya.Berikut beberapa fasilitas penunjang aktivitas liburan anda saat explore keindahan Pantai Payangan Jember:

  • Area parkir kendaraan wisata cukup luas
  • Warung wisata
  • Toilet dan kamar mandi umum
  • Mushola
  • Rumah makan
  • Camping area
  • Spot foto instagramable
  • Penginapan murah
  • Wahana permainan menarik

Dapatkan perjalanan libur akhir pekan yang menyenangkan dengan jelajah keindahan Pantai Payangan bersama keluarga tericnta.

Spot Wisata di Pantai Payangan

Spot Wisata di Pantai Payangan

Bicara soal alam, Jember menjadi salah satu daerah di Jawa Timur yang menyimpan pesona keindahan dengan destinasi menarik didalamnya.Ketika anda liburan di pantai, pastinya akan banyak aktivitas seru yang rekomended untuk anda jelajah bersama orang tercinta.Selain menikmati keindahan dan suasana terbaik yang ditawarkan Pantai Payangan Jember, masih banyak spot seru lainnya.Seperti bermain pasir pantai dengan suguhan suasana dan hembusan angin khas mendamaikan, cocok untuk ngadem.Refresh kepenatan dan rasa jenuh dengan berlibur di pantai, Indonesia kaya akan keindahan alamnya yang sayang untuk dilewatkan.Explore Pantai Payangan Jember tak akan lengkap ketika anda melewatkan aktivitas berenang dengan bermandi-mandi merasakan kesegarannya.Dapatkan perjalanan liburan menyenangkan dengan sensasi tak terlupakan dengan mengabadikan momen.Banyak spot foto instagenic yang rekomended untuk anda jadikan setting fotografi, dapatkan gambar terbaik ditempat ini.

Saat libur akhir pekan dengan menikmati suguhan alam Indonesia, cobalah explore Pantai Payangan Jember bersama keluarga.Persiapkan perjalanan liburan anda di tempat wisata murah Jember satu ini dengan beberapa tips menarik dibawah ini:

 

  • Waktu paling rekomended untuk explore keindahan alam Pantai Payangan Jember yaitu di akhir pekan. Datang saat terbaiknya yaitu di pagi dan sore hari karena ketika siang cuaca sangat panas karena begitu terik.
  • Datang bersama keluarga untuk menikmati keindahan alam Pantai Payangan guna perjalanan lebih seru.
  • Siapkan baju ganti, bawa uang lebih dan pastinya kamera guna mengabadikan momen liburan di Pantai Payangan.
  • Selalu berhati-hati dan jaga keindahan, kebersihan dan fasilitas yang ada di pantai satu ini.

Sejarah Pantai Payangan Jember

Pantai Payangan Jember

Sama seperti sebagian besar pantai-pantai terkenal lainnya, sejarah Pantai payangan dulunya ialah tempat berlabuhnya perahu-perahu nelayan yang bersandar. Hal itu membuktikan bahwa profesi masyarakat sekitar ialah seorang nelayan, bisa dibilang mereka hidup di kawasan kampung nelayan.

Seiring berjalannya waktu, anak-anak muda milenial mulai berburu pantai-pantai yang masih perawan di kabupaten Jember. Salah satunya Pantai Payangan ini. Tak hanya berburu dan dinikmati sendiri, tujuan utama mereka ialah memviralkan dengan memposting di media sosial individu ataupun komunitas.

Pelan tapi pasti, keindahan pantai ini mulai mendatangkan wisatawan lokal. Saat itu pula, anak-anak muda milenial mulai bergotong royong dengan masyarakat sekitar untuk mempercantik pantai ini beserta fasilitas-fasilitas untuk para wisatawan. Sampai pada saat inipun tak sedikit wisatawan luar yang ingin menyicipi pantai satu ini. kereen

 

Teluk Love

Teluk Love berada di lokasi sekitar 200 meter ujung timur pantai payangan. Dinamakan Teluk Love karena penampilannya yang menyerupai love (bentuk hati) jika dilihat dari atas. Karena itu anda harus naik dulu ke bukit yang ada di sana, namanya bukit domba. Dinamakan bukit domba karena banyak kambing dan domba  masyarakat sana yang berkeliaran di bukit itu.

Bukit domba ini juga mendapat julukan lain yaitu bukit cinta, karena indahnya Teluk yang berbentuk hati (lambang cinta) banyak pasangan yang pergi ke sana dan menyatakan cinta di atas bukit.

Jika anda ingin berkunjung dan berfoto di objek wisata Teluk Love bersama dengan sahabat ataupun keluarga, anda harus tahu beberapa spot berfoto di sini sehingga hasil fotomu nanti akan terlihat keren. Anda dapat berfoto dengan berlatar belakang panorama alam yang indah dari tempat wisata tersebut. Anda juga dapat berfoto di sekitar padang rumput yang terdapat di pulau itu. Jika anda bermalam disini, Anda dapat berfoto dengan pemandangan sunrise di pagi hari nanti. Dijamin hasil foto Anda nanti akan terlihat semakin keren dan kekinian.

Mitos atau kepercayaan masyarakat sekitar pantai menambah suasana yang berbeda, sentak terdengar apabila menyatakan cinta di Teluk Love dipercaya membuat hubungan langgeng hingga kakek nenek, coba dan buktikan saja sendiri. Surga cinta seakan terasa saat berada disana, di tambah lagi dengan terpaan angin nan manja serta deburan ombak yang se akan mengajak untuk menari dalam bautan romantisme. Teluk Love juga menyimpan sejarah silam, yaitu goa peninggalan jepang yang masih membekas di atas bukit. Menurut cerita dari masyarakat sekitar, goa tersebut digunakan untuk lokasi persembunyian dan mengatur strategi  tentara jepang dalam melakukan peperangan.

Untuk jam buka dari objek wisata alam ini adalah 24 jam. Anda harus membayar biaya sebesar Rp. 5000/ orang untuk memasuki objek wisata ini. Kalau anda ingin berkunjung ke sini, disarankan untuk datang pada pagi ataupun sore hari. Karena jika anda datang pada siang hari, cuaca di sana akan sangat terik karena tak ada pepohonan yang tumbuh di sekitar area tersebut. Dan juga anda akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp. 5000 untuk kendaraan pribadi anda, dan semua hal tersebut mungkin saja dapat berubah sewaktu-waktu.

5 Tips Berwisata ke Teluk Love Pantai Payangan

1.Pemilihan Waktu

Keindahan Teluk Love paling bagus dinikmati dari Bukit Suroyo yang berada di sisi timur kawasan Pantai Payangan. Nama Suroyo berasal dari kata Suryo atau Surya yang berarti matahari karena keindahan sunrise dan sunset bisa dinikmati di sini.
Oleh karena itu, berkunjung ketika subuh merupakan waktu yang tepat. Keunikan dan keindahan Teluk Love akan berpadu dengan kecantikan momen matahari terbit yang perlahan muncul dari barisan perbukitan Taman Nasional Meru Betiri. Sore hari juga merupakan saat yang pas untuk berkunjung. Namun giliran Pantai Payangan di sisi barat Bukit Suroyo yang menyajikan pemandangan sore nan eksotis. Jika berkunjung siang hari, maka teriknya matahari akan begitu terasa.

2.Persiapkan fisik
Keindahan pemandangan dari Bukit Suroyo, Pantai Payangan Jember, salah satunya Pulau Nusa Barong di ujung barat daya.Keindahan Teluk Love paling pas dinikmati dari Bukit Suroyo sehingga perlu perjuangan untuk mendaki butkit itu. Meski tidak terlalu tinggi, namun tetap saja ada jalan setapak menanjak yang harus dilalui. Oleh karena itu, fisik harus dipersiapkan agar sanggup menapaki jalan setapak Bukit Suroyo. Ada baiknya jika terlebih dahulu melakukan pemanasan sebelum melangkah naik untuk menghindari kram.
Meski harus mendaki bukit, panorama sepanjang jalan akan menjadi teman setia yang seakan mampu untuk mengusir segala lelah seketika. Jalan setapak dibuat mengelilingi bukit sehingga panorama ke segala arah akan tersaji dengan begitu indah.

3.Pilih pakaian yang nyaman

Karena memerlukan perjalanan menapaki bukit, hendaknya pilih pakaian yang pas. Pakaian yang mampu menyerap keringat dengan cepat menjadi pilihan yang sesuai untuk dipakai ketika menapaki jalan setapak Bukit Suroyo. Pemilihan alas kaki juga akan lebih baik jika yang sesuai untuk mendaki bukit. Sepatu atau sandal yang tidak licin jika digunakan untuk melangkah di jalan setapak menjadi pilihan yang pas.

Selain nyaman di kaki, alas kaki yang tidak licin tentunya akan lebih aman untuk dipakai menapaki bukit. Jika sampai terpeleset, tetap saja berbahaya.

4.Datang ketika cuaca cerah

Jika sisi timur Bukit Suroyo menawarkan keindahan panorama Teluk Love, maka sisi baratnya menyajikan pemandangan lanskap Pantai Payangan. Berkunjung ke suatu destinasi wisata, termasuk Teluk Love tentu akan lebih tepat dilakukan ketika cuaca cerah. Tak ada kekhawatiran akan kehujanan jika cuaca sedang cerah sehingga menikmati Teluk Love akan lebih nyaman dan leluasa. Ketika cuaca cerah, seluruh elemen alam seolah mampu berbicara secara lebih untuk menghadirkan hasil jepretan yang menawan. Salah satunya air laut yang mampu memantulkan birunya langit sehingga terlihat lebih menarik.
Langit biru yang cerah juga mampu memunculkan warna bentang alam sekitar Teluk Love. Hijaunya perbukitan dan putihnya awan tipis menjadi kombinasi yang menakjubkan dengan latar belakang langit biru. Oleh karena itu, selalu pantau kondisi cuaca melalui lembaga terkait, yakni Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG). Informasi cuaca kini bisa didapatkan melalui smartphone melalui aplikasi BMKG.

5.Membuang Sampah pada Tempatnya

Satu hal yang harus dipatuhi oleh wisatawan yang berkunjung adalah selalu menjaga kebersihan. Sampah harus dibuang pada tempatnya. Pengelola telah menyediakan kantong-kantong sampah di beberapa titik sekitar jalan setapak.

Sampah yang dibuang sembarangan tentunya akan merusak keindahan Bukit Suroyo. Selain itu, tidak menutup kemungkinan pula sampah akan terbawa angin dan jatuh ke laut sehingga mencemari lautan. Jika sampah yang jatuh ke laut semakin banyak dan terbawa arus ke Teluk Love, maka bisa dipastikan destinasi romantis ini akan rusak. Latar belakang teluk berbentuk hati bercampur sampah jelas tidak romantis lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here