Agrowisata PPG Cluster Durian dan Wisata Alam Pinus Di Desa Sidomulyo

0
477

Agro Wisata PPG Cluster Durian Reast Area dan Wisata Pinus Sidomulyo Terus Berbenah

Wahana agro wisata Persemaian Permanen Garahan (PPG) cluster durian reast area dan wisata pinus Sidomulyo Garahan Jember, Jawa Timur yang di luncurkan pada tanggal 5 desember 2020 terus berbenah.

Tidak dipungkiri, sektor wisata memiliki dampak ekonomi yang sangat kuat. Pengembangan wisata berbasis pertanian dan perkebunan sangat penting karena dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
Seperti yang disampaikan Yanto pengembang Wisata PPG, Wisata ini adalah wisata alam berbasis edukasi berada di Dusun Damar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo Jember.
Konsep yang di sajikan adalah konsep yang menyayangi dan mencintai alam, oleh sebab itu beberapa fasilitas pendukung telah di upayakan untuk mengedukasi anak-anak.
Saat ini wahana wisata PPG terus berbenah dengan menyiapkan beberapa fasilitas seperti wahana permainan anak yaitu tubing dan gedung olah raga (Futsal) dan kedepan kita upayakan untuk menambah fasilitas kolam renang.
“Wahana wisata PPG berupaya menambah fasilitas diantaranya Tubing yang saat ini masih dalam proses pembersihan di sekitar bantaran sungai, kedepannya juga ada pujasera di atas air yang jelas konsepnya korea punya,”
Untuk fasilitas tempat istirahat atau penginapan sudah ada sebanyak 2 unit, kedepanya juga kita siapkan mini house seperti rumah pohon dan lain sebagainya.

“Untuk ticket masuk bagi pengunjung sebesar 5 ribu rupiah, parkir kendaraan roda empat 5 ribu rupiah, roda dua 2 ribu rupiah. Dan setelah lepas dari jam 4 sore kita memberikan free ticket masuk, pengunjung hanya dikenakan ticket parkir saja,”

Ia menambahkan, reast area cafe pinus buka 24 jam disitu di perkenalkan produk-produk unggulan dari Desa Sidomulyo.”Yang pasti kita memberikan yang terbaik bagi para pengunjung,”ujarnya.
Sementara Ali Matkur ketua LMDH Arta Wana Mulya Barokah mengatakan, ada beberapa wahana wisata unggulan yang di sajikan dari awal wisata ini di launching diantaranya katting down, reast area, paket gowes, kolam pancing. Dan kedepan akan ada kolam renang itu sesuai permintaan dari banyak pengunjung.Agrowisata ini berbasis edukasi. Di wisata ini mengenalkan beraneka macam bibit kayu, buah, wahana permainan yang kesemunya untuk memberikan pembelajaran sehingga kelak anak-anak ini memiliki rasa kasih dan sayang kepada alam.
Sejumlah pengunjung merasa tertarik dan senang bisa bersantai di wisata alam PPG. “Nuansa alamnya masih kental, udaranya sejuk berbagai fasilitas untuk anak sudah tersedia, yang pasti saya sangat senang bisa bersantai bersama keluarga di tempat ini, namun ada yang kurang mas, yaitu kolam renang, terang enik pengunjung dari patrang Jember.

Jadi Destinasi Cluster Durian Menarik Di Kawasan Strategis, Tempat Wisata ini Resmi Dibuka

Destinasi Agrowisata Persemaian Permanen Garahan (PPG) Cluster Durian yakni Wisata Pinus Sidomulyo yang terletak di Resort Pemangku Hutan (RPH) Garahan, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sempolan termasuk Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), resmi dibuka dengan gelar acara Soft Opening. Kamis 03/12/2020.

Mewakili Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Jember, Drs. KH. Abd Muqiit Arief, bagian Administratur Utama KKPH Jember, Rukman Supriatna dan Edi Budi Susilo, bersama-sama meresmikan agrowisata tersebut, yang pada acaranya tampak dihadiri juga oleh pihak Dinas Pariwisata, Dispora, Pejabat Tinggi Perhutani hingga para Tokoh Masyarakat sekitarnya.

Agrowisata Pinus Sidomulyo yang menyediakan sarana fasilitas Paket Outbound, Paket Camping, Paket Gowes, Adventure dan High Rope Challenge hingga area yang dipenuhi Tanaman Buah Durian sebanyak 400 pohon dengan berbagai jenis yakni jenis durian Musangking, Bawor, Montong, Durian Hitam, Durian Merah dan Durian Lokal Sidomulyo itu, berada diketinggian kawasan strategis.

Edi Budi Susilo menyampaikan, kami sangat memberikan apresiasi dengan dibukanya Destinasi Agrowisata PPG Cluster Durian ini. Karena Desa Sidomulyo sudah terkenal dengan kopi robustanya, maka terciptanya tempat wisata yang berada di tempat ketinggian seperti ini sangat begitu berpotensi sekali.

“Kami sangat apresiasi dibukanya Destinasi Agrowisata ini, apalagi kawasan Wisata Cluster PPG Durian ini dinilai sangat startegis sekali karena keberadaannya dipinggir Jalan Raya Provinsi sebelum masuk Gunung Gumitir. Sangat berpotensi, apalagi Desa Sidomulyo sudah terkenal dengan kopi robustanya,” ungkap Edi, saat ditanya kontenindonesia.com pada kesempatan tersebut.

Sementara, Waka Utara, Andi Iswindarto yang sekaligus Ketua Panitia mengatakan, pihak kami akan terus berusaha mengembangkan tempat Destinasi Agrowisata PPG Cluster Durian ini, dan juga akan berusaha untuk menambah fasilitasnya, contohnya seperti tempat penginapan yang saat ini tengah di renovasi, agar ketika ada pengunjung yang ingin bermalam bersama keluarganya tidak lagi repot cari penginapan.

“Iya, pihak kami akan terus berusaha untuk mengembangkan tempat Destinasi Agrowisata yang sangat berpotensi ini, karena jalur ke tempat wisata ini adalah jalur jalan penghubung antara Jalan Raya Jember, Banyuwangi dan juga jalan yang arah menuju ke Bali sana. Jalan itu semuanya akan melewati jalur Destinasi Agrowisata ini. Jadi cukup sangat berpotensi. Kami akan buka Cafe Pinus untuk wisata kulinernya, dan juga memperkenalkan produk unggulan Desa Sidomulyo sendiri. Saya juga ucapkan terimakasih kepada pihak Investor, LMDH, Koperasi, dan Perhutani yang sudah mendukung terlaksana acara ini.” Kata Andi.

Hal senada juga disampaikan KRPH Garahan, Putro Dwi Nofi Sumaryanto, Wisata Pinus Sidomulyo yang sudah diresmikan ini, akan menjadi salah satu tempat wisata dengan paket edukasi, dan pihak kami akan selalu siap untuk mengajarkan terkait bagaimana cara menyayangi dan mencintai tanaman yang ada di alam sekitarnya. Terutama pada kalangan pelajar.

“Kami akan siap untuk mengajarkan, dari mulai cara membuat persemaian bibit tanaman, menanam pohon pinus hingga cara secara teknis menyadap getah pinus, bahkan sampai dengan cara pengolahannya di Pabrik Gondorukem Terpentin. Sehingga menjadikan produk bahan jadi yang nantinya akan di ekspor,” tuturnya.

Baru, Wisata Alam Pinus Sidomulyo dengan Beragam Fasilitas

Untuk bisa sampai di Agrowisata Persemaian Permanen Garahan (PPG) Cluster Durian di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, masyarakat Jember bisa dengan mudah mengunjunginya. Baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dari pusat kota Jember, jaraknya hanya sekitar 30 kilometer atau selama 47 menit perjalanan. Dari Alun-Alun Jember, para pengunjung bisa mengambil arah ke timur melewati Jalan Letjen Panjaitan, Kecamatan Sumbersari. Selanjutnya, hanya perlu mengikuti akses yang mengarah ke Kabupaten Banyuwangi.

Sementara itu, Agrowisata Persemaian Permanen Garahan (PPG) Cluster Durian berada di sebelah kiri, sekitar belasan menit dari Pabrik Gondorukem Terpentin (PGT) Garahan. Bahkan, gapura tempat wisata terpampang jelas beberapa meter dari jalan nasional itu.

Nikmatnya Wisata Alam Pinus Sidomulyo Cuma Bayar Goceng

Para pengunjung hanya perlu merogoh kocek goceng alias sebesar Rp 5 ribu untuk bisa bermain di tempat wisata yang bernama Agrowisata PPG Cluster Durian atau biasa disebut Wisata Alam Pinus Sidomulyo itu. Sementara itu, saat para pengunjung menikmati atau berenang di bantaran sungai, ada ban yang bisa digunakan berenang dengan biaya hanya Rp 3 ribu sepuasnya.

Pengelola wisata, Sugianto, menjelaskan bahwa banyak fasilitas yang bisa dinikmati para pengunjung di dalamnya. Di antaranya kafe, camping ground, dan bantaran sungai. “Kami sudah menata bantaran sungai itu agar bisa membuat nyaman para pengunjung,” papar warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, tersebut.

Penyesuaian itu, lanjut dia, mulai dari membagi kawasan menjadi per petak, membuat kolam renang untuk anak-anak dengan menggunakan material bebatuan supaya lebih asri, dan membuat saringan sungai supaya bisa menyaring sampah-sampah. “Apalagi airnya sangat menyegarkan,” lanjut Sugianto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here